Aplikasi Teman Disabilitas Dikembangkan oleh Dua Mahasiswa Ini!

Aplikasi Sahabat Penyandang Disabilitas telah resmi hadir besutan dua mahasiswa Unpad, Najma dan Julio Fahrel, yang dirilis dengan banyak manfaat.

Kehadiran aplikasi ini tentunya akan memudahkan kehidupan para penyandang disabilitas menjadi lebih baik.

Nah, kedua mahasiswa tersebut menempuh pendidikan di Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Keduanya merupakan lulusan terbaik program Bangkit Academy 2022 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang berhasil merilis aplikasi ini.

Baca juga: Aplikasi Papago Android Detil dan Akurat, Tahu Lebih Banyak!

Aplikasi Teman Disabilitas Resmi ada di sini dan memiliki banyak manfaat

Seperti yang kita ketahui, penyandang disabilitas tidak hanya memiliki keterbatasan fisik. Mereka juga mengalami kesulitan berinteraksi dengan orang lain secara penuh dan efektif.

Sedangkan untuk dapat berinteraksi dengan orang-orang tersebut, seperti tuna wicara dan tunarungu, diperlukan keterampilan khusus.

Nah, semua itu akan terasa sangat mudah berkat hadirnya aplikasi TeDi yang berhasil dirilis oleh dua mahasiswa terbaik tersebut.

Mahasiswa Unpad juga berkolaborasi membuat aplikasi TeDi. Tentunya ide dan pembuatan aplikasi ini didasarkan pada permasalahan sehari-hari bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik.

Baca juga: Aplikasi IMI GASPOL Luncurkan, Perkuat Jaringan Antar Anggota!

Hadir dengan Banyak Fitur

Aplikasi Sahabat Difabel atau TeDi merupakan aplikasi mobile pertama Indonesia yang hadir dengan berbagai fitur menarik dan keren. Sehingga mampu membantu penyandang keterbatasan fisik seperti tunarungu, tunanetra, hingga tuna wicara.

Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur berupa penerjemah BISINDO untuk memudahkan dalam menerjemahkan bahasa isyarat.

Ada juga Object Detection yang berguna untuk mendeteksi objek terdekat. Bahkan ada Text Detection untuk membaca teks dan Object Detection untuk mendeteksi objek di sekitar.

Tentu saja ide pembuatan aplikasi ini juga berangkat dari kepekaan penciptanya terhadap masalah orang yang memiliki keterbatasan fisik. Melihat keterbatasan dalam hal komunikasi, maka kini hadir platform khusus.

Baca juga: Aplikasi Smart RSCM, Hadirkan Konsultasi Kesehatan Online!

Keuntungan dari Aplikasi

Kabarnya aplikasi TeDi ini proyek batu penjuru akhir oleh Google Rise 2022 dan berhasil meraih prestasi di kancah nasional. Selain itu, juga berhasil menjadi top 15 proyek terbaik dan bersaing dengan 437 proyek lainnya.

Tidak hanya itu, aplikasi TeDi juga berhasil mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Indonesia dan Google.

Kedepannya, tim kreator TeDi juga akan menambahkan lebih banyak fitur kosakata dan gestur bahasa isyarat.

TeDi juga akan menghadirkan fitur-fitur terbaru berupa deteksi braille, bantuan keluarga, belajar bahasa isyarat, dan fitur lainnya.

Ide pembuatan aplikasi TeDi juga berawal dari pengamatan tim terhadap kondisi inklusivitas di Indonesia.

Kedua mahasiswa tersebut juga berhasil mengembangkan aplikasi mobile Teman Disabilities atau TeDi pertama di Indonesia dengan fitur terlengkap. Sehingga siapapun bisa menggunakan aplikasi tersebut sekarang juga. (R10/HR-Online)